Ikuti petunjuk di bawah ini agar Anda tidak kesulitan saat diagnosa penyakit anak.
Silakan buka halaman Diagnosa dan lengkapi informasi biodata Anda.
Pengguna akan diberikan beberapa pertanyaan terkait gejala yang dialami.
Hasil diagnosa dan solusi terbaik akan muncul berdasarkan gejala yang Anda pilih.
Penjelasan: Virtual Autism adalah fenomena yang menyerupai autisme yang muncul akibat terlalu sering terpapar layar gadget, terutama pada anak usia dini. Anak-anak dengan kondisi ini cenderung mengalami keterlambatan berbicara, sulit memahami bahasa, dan lebih tertarik pada layar dibandingkan berinteraksi dengan orang di sekitarnya. Mereka kurang peka terhadap emosi sosial dan mudah kehilangan fokus. Jika terus dibiarkan, perkembangan kognitif dan emosional anak dapat terganggu secara permanen.
Penjelasan: Tech Neck Syndrome terjadi akibat kebiasaan menunduk saat menggunakan gadget, yang menyebabkan tekanan berlebih pada leher dan punggung atas. Kondisi ini menyebabkan nyeri leher kronis, postur tubuh memburuk, dan sering disertai sakit kepala. Lama-kelamaan, pengguna mengalami ketidaknyamanan berkepanjangan dan penurunan kualitas hidup jika tidak diatasi dengan perubahan postur dan kebiasaan penggunaan gadget.
Penjelasan: Digital Eye Strain muncul akibat mata terlalu lama terpapar cahaya dari layar tanpa istirahat. Gejalanya meliputi mata merah, kering, sakit kepala, hingga penglihatan kabur atau ganda. Selain itu, kelelahan visual dapat menurunkan konsentrasi dan produktivitas seseorang. Istirahat mata secara berkala dan pencahayaan yang tepat menjadi cara utama mencegah kondisi ini.
Penjelasan: Internet Gaming Disorder adalah gangguan perilaku yang timbul akibat kecanduan bermain game online. Penderitanya sering mengabaikan tugas sekolah atau pekerjaan, mengalami gangguan tidur, kelelahan, dan ketidakseimbangan emosi seperti mudah marah atau cemas. Mereka juga cenderung menarik diri dari lingkungan sosial, yang akhirnya memengaruhi hubungan dengan keluarga dan teman.
Forward Chaining adalah teknik inferensi dalam sistem pakar yang berproses dari fakta awal menuju kesimpulan melalui serangkaian aturan yang cocok.
Proses ini melibatkan pengumpulan fakta, penerapan aturan, penambahan informasi baru, iterasi dengan informasi tersebut, dan berlanjut hingga mencapai kesimpulan.
Proses menjawab pertanyaan kunci melibatkan pengumpulan fakta, penerapan aturan, penambahan informasi, iterasi, dan berlanjut hingga kesimpulan untuk respons yang mendalam dan komprehensif.